- Personal Information
- Submitted
- Published
- Upcoming
- Commented
- Voted
- Saved
|
khairuddin | Published  |
|
|
|
Berapa kerugian yang kita alami ketika PLN mati? Sulit dihitung. Yang jelas kegiatan optimasi terhenti. Rumah menjadi gelap. Kampung serasa kuburan. Tak ada nyanyian lagu dangdut yang terdengar dari arah tetangga sebelah.
Inilah yang aku alami hari ini. Disaat sedang membuat desain iklan, tiba-tiba PLN mati, sedangkan art work belum sempat disimpan. Salah siapa? PLN menjengkelkan!
Jadi teri
|
Add To
|
|
Yayasan Amal untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa. Kamu pasti sependapat bahwa kegiatan amal akan membawa dua sisi yang sangat positif; sang pemberi amal dan sang penerima amal. Sang pemberi amal akan mendapatkan pahala (Insya Allah) dan penerima amal akan merasa terbantu karena kita telah meringankan beban mereka. Tak harus sependapat dalam hal ini. Ini hanyalah pandangan saya yang dangkal..
|
Add To
|
|
Dugaan saya mulai mendekati kebenaran. Ternyata dengan melepaskan Widget Tag Cloud di Sidebar, saya kehilangan banyak Inbound links. Kalau sudah begini kasusnya, saya harus memasang ulang Tag Cloud di sidebar, terutama di blog ini untuk meningkatkan posisi Postingan Mengembalikan Jati Diri Bangsa yang banyak membahas tentang pengemis di Google SERPs.–lebaii
|
Add To
|
|
Lagi saya berikan sebuah blog do follow PR 6. Black 20. Blog yang banyak mengupas masalah berita selebritis ini bisa kamu akses dialamat www.black20.com
Sebelum sahabat memposting komentar, sahabat harus login terlebih dahulu. Buatlah sebuah akun disana. Kemudian berkomentarlah. Saya sendiri sudah banyak mendapatkan backlink dari blog ini. Berikut saya berikan contoh dalam menuliskan komentar
|
Add To
|
|
Mediaqu adalah blog gratis indonesia yang digawangi oleh jimbun yang menyediakan disk space and bandwidth unlimited dan memiliki feature social bookmark keren
|
Add To
|
|
Mengembalikan jati diri bangsa salah satunya adalah dengan menghindari perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum dan tentu saja melanggar norma-norma agama kita.
Setiap kali memasuki bulan puasa, pengemis berbondong-bondong memenuhi kota-kota besar di Indonesia. Tak terkecuali Jakarta yang memang ‘syurga’ bagi para gelandangan, pengemis dan pengamen serta perampok. Yang sangat mengejutkan merek
|
Add To
|
|